Thursday, March 12, 2009


Tomato dan Keris


Maka berkata Lah, aku telah bermimpi tentang hari ini dan yang sebelumnya

Nukilan mimpi itu menceritakan tentang aku, kau, dan dia

Dewa dewi membawa utusan warkah pencipta

Tujuh lapis langit dan Tujuh lapis bertentangannya telah bersatu

Di antara lapis tujuh itu wujud lapis lapan yang menjadi bujuk sang nakhoda

Layar mereka labuh, haluan mereka tidak tentu

Aku melihat sekeliling

Awan itu bagai kapas putih direndam nila

Laut bagai cermin, hanya memancar pantulan dari atas

Ada pula kamar yang terisi tiga puluh jantan dan tiga puluh enam betina ditengah

Aku bernafas udara yang dicemar

Aku menghadam yang terlarang

Yang uzur telah pergi, muda terus melihat, si kecil terencat

Di satu sudut terlihat jelas sebuah buku lama

Habuk di tiup dan di salat

Di balas kepadaku wangian sejuta taman

Batin sukma disiram keagunganNya

Terbentang luas dunia pada kaca mata penglihatan

Muka pertama baris pertama pengawal segala-gala tertulis “Bismillahirrahmannirahim”

- antaranus